Selasa, 17 April 2012

e-Procurement


"Apa itu e-Procurement"
Sulitnya melakukan pengontrolan terhadap stok biasanya menimbulkan masalah misalnya kehabisan stok maupun pengiriman maupun pemesanan sering terlambat dilakukan.
e-Procurement (electronic Procurement) adalah suatu proses pengadaan barang dan jasa secara online. e-Procurement dapat terjadi pada bisnis B2B ( Business to Business), B2C (Business to Customer) maupun B2G (Bisnis to Goverment). e-Procerument mengintegrasi dan me-manage semua kegiatan pengadaan seperti permintaan pembelian, autorisasi, pemesanan, pengiriman serta pembayaran yang biasa terjadi antar pembeli dan supplier.

Kelebihan pengadaan seperti ini adalah agar bisa mendapatkan harga yang lebih murah dan sesuai, lebih cepat dalam proses baik transaksi, pemesanan maupun pengiriman serta mendapatkan jaminan dalam produk yang dibeli. e-Procurement lebih sering dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai alat pengadaan produk mereka dan juga perusahaan penyedia barang dan jasa. Dengan adanya e-Procurement, perusahaan dapat dengan mudah menemukan partner kerja yang terpercaya sebagai penyedia barang atau fasilitas yang diperlukan. Dengan adanya e-Procurement, biaya yang dikeluarkan lebih murah karena pengadaan barang dilakukan secara online.

"Contoh e-Procurement"
https://eproc.pertamina.com/
http://eprocurement.bni.co.id/
http://eproc.garuda-indonesia.com/
"Perkembangan di Indonesia"
Saat ini e-Procurement di Indonesia lebih banyak dimanfaatkan oleh pemerintah. Sistem e-Procurement saat ini sedikitnya telah dikembangkan oleh empat instansi pemerintah yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Kementerian Pekerjaan Umum (KemPU), Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot Surabaya) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). e-Procurement sudah sangat mulai di implementasi di berbagai jenis bisnis seperti pelayanan publik maupun pengadaan jasa. Sudah banyak vendor di Indonesia yang juga mulai melakukan pengadaan barang secara online. Mereka menyadari dengan pengadaan barang secara online dapat menghemat biaya dan dapat dilakukan secara transparasi tanpa perlu ada yang ditutupi sehingga dapat meningkatkan kepercayaan kedua pihak. Selain daripada hal itu, perusahaan mulai saling membangun sistem e-Procurement dikarenakan adanya daya saing. Untuk mempertahankan bisnis mereka, e-Procurement tidak dapat tidak diterapkan dalam sistem perusahaan. Hal ini mengakibatkan e-Procurement akan semakin berkembang.
"e-Goverment Indonesia"
e-Goverment adalah kegiatan pemerintah yang dilakukan secara online.
Adanya e-Procurement tidak terlepas dari adanya hubungan dengan e-Goverment Hal ini dikarenakan pemerintah memerlukan sebuah sistem pengadaan yang transparasi dan terbuka sehingga tidak terjadi kecurangan misalnya suap ataupun adanya pemihakan kepada oknum tertentu. e-Procurement yang diterapkan oleh pemerintah seperti mereka melakukan pengadaan penawaran vendor untuk proyek-proyek besar secara online (e-Groverment). Ataupun pengadaan pelelangan hasil barang sitaan oleh pemerintah. Bahkan ada undang-undang yang telah mengatur e-procurement dalam e-Goverment Indonesia. Sehingga pengadaan terjadi lebih cepat, dan tidak ada kecurangan seperti penggelapan dan korupsi dibanding pengadaan secara manual. Semua hal itu dapat diminimalisasi oleh pihak pemerintah dengan sistem e-Procurement ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar